Wireless, hot spot, internet tanpa kabel, WLAN dan WMAX.....
Mungkin itulah perkembangan koneksi internet jaman sekarang. Seakan dunia kabel mulai sedikit demi sedikit ditinggalkan.
Teknologi WLAN 2.4GHz, 5.8GHz, 5GHz berkembang pesat sekali terutama karena pembebasan ijin frekuensi di band ISM maupun band UNII (Unlicensed National Information Infrastructure) oleh pemerintah Amerika Serikat. Standar komunikasi data yang digunakan umumnya adalah keluarga IEEE 802.11, dimana IEEE 802.11b mempunyai kecepatan maksimum 11Mbps, sedang IEEE 802.11a mempunyai kecepatan maksimum 54Mbps.
Sedikit gambaran teknologi IEEE 802.11a bekerja pada 5GHz yang tampaknya akan menjadi masa depan teknologi Internet kecepatan tinggi dunia.
Penggunaan sambungan tanpa kabel tidak berlaku pada perangkat yang terhubung dengan PC biasa saja, sistem telekomunikasipun juga banyak mengadopsi sistem tanpa kabel, bahkan telefon dengan kabel sudah mulai ditinggalkan oleh banyak user karena kerepotannya.
Seiring dengan perkembangan jaman, disaat negara kita mulai beralih menuju dunia tanpa kabel, teknologi WLAN pun juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tercatat saat ini teknologi WLAN sudai mulai digantikan dengan WMAX yang mempunyai jarak jangkau atau radius yang lebih jauh. Dalam sesi International Telecommunications Union (ITU) bulan Juni 2007, WMAX dimasukkan dalam standar IMT-2000. Standar tersebut dikenal juga sebagai standar telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G) yang mencakup spektrum 2,5 hingga 2,69 Gigahertz.
Saat ini WMAX sedang menjalani studi koeksistensi untuk memastikan statusnya sebagai salah satu teknologi 3G. Bahkan, melalui standar IMTAdvanced-nya ITU, WMAX siap menjadi teknologi 4G
Apabila Wifi dikombinasikan implementasinya dengan WMAX maka jelas akan mempercepat dan memperluas penggunaannya, lebih secure karena bisa menjadi QoS (Quality of Service), lebih reliable, dan kaya akan layanan baru.
Sinergi antara WMAX dengan seluler menggabungkan jaringan kabel dan wireless, layanan dan terminal. Secara umum, konsep konvergensi pada telekomunikasi mencakup 3 aspek, yaitu: device, service, dan jaringan.
Akankah Indonesia siap mengimplementasikan teknologi tersebut dan mengikuti percepatan perkembangan teknologi tanpa kabel....?

0 komentar:
Poskan Komentar